fbpx
Skip to content
Home » Blog » Kenali 5 Ciri-Ciri Imun Bagus dan 5 Ciri-Ciri Imun Lemah

Kenali 5 Ciri-Ciri Imun Bagus dan 5 Ciri-Ciri Imun Lemah

ciri ciri imun bagus

ciri-ciri imun bagus – Sejatinya, manusia tercipta dengan dibekali oleh sebuah sistem yang bisa menjaganya dari berbagai macam serangan penyakit. Sistem inilah yang kemudian dikenal dengan sistem imun atau sistem daya tahan tubuh.

Makin bagus imun tubuh manusia, maka makin minim potensinya untuk terserang penyakit. Sebaliknya, makin lemah imun tubuh, maka penyakit makin mudah menyerangnya.

Untuk itu, kiranya Sahabat Sehat perlu tahu mengenai ciri-ciri imun bagus agar bisa membedakannya dari ciri-ciri imun lemah. Sehingga, Sahabat Sehat bisa mengantisipasi kalau-kalau penyakit sudah siap menyerang.

Kenali Sebelum Terlambat

Tidak mudah terserang penyakit, merupakan ciri utama dan pertama dari ciri-ciri imun bagus. Sedangkan ciri utama dari imun yang lemah adalah kebalikannya, yakni mudah terserang penyakit.

Namun, jika berpatokan pada ciri-ciri di atas, Sahabat Sehat hanya bisa mengetahui bagaimana ciri-ciri imun bagus setelah adanya penyakit.

Mudahnya, jika seseorang mudah sakit, berarti imunnya lemah. Tetapi jika seseorang tidak mudah sakit, maka imunnya kuat. Jadi, seolah kita terlambat mendeteksinya jika harus menunggu sakit. Oleh karena itu, Sahabat Sehat harus tahu ciri-cirinya secara fisik yang dapat dideteksi oleh panca indra.

5 Ciri-Ciri Imun Bagus Versus 5 Ciri-Ciri Imun Lemah

Sebelum melangkah menuju uraian mengenai ciri-ciri imun yang bagus, ada baiknya Sahabat Sehat berkenalan dengan cara meningkatkan imun tubuh agar tetap sehat. Di antara cara yang dapat Sahabat Sehat lakukan adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, olahraga rutin, dan kalau perlu mengonsumsi suplemen antioksidan yang dapat membantu menguatkan sistem imun, serta pola hidup sehat lainnya.

Sahabat Sehat perlu menerapkan pola hidup sehat, tentunya agar sistem imun tetap kuat. Adapun ciri-ciri imun bagus sekaligus ciri-ciri imun lemah adalah sebagai berikut:

  1. Enjoy dalam beraktivitas VS Tingkat Stres Tinggi

Jika aktivitas dilakukan dengan enjoy, kemungkinan untuk stres akan terminimalisasi. Ini dikarenakan tingkat stres yang dikelola dengan baik, dapat meningkatkan kekebalan sistem imun.

Sebaliknya, stres yang berkepanjangan dapat menurunkan kadar limfosit dalam tubuh. Akibatnya, saat limfosit berkurang, sistem imun menjadi melemah.

  1. Pencernaan Lancar VS Pencernaan Bermasalah

Menurut beberapa penelitian, mayoritas sistem kekebalan tubuh berada di saluran pencernaan. Jika pencernaan lancar, maka sistem imun baik-baik saja.

Namun, apabila sering terjadi masalah dalam pencernaan, Sahabat Sehat perlu mewaspadainya, jangan-jangan sistem imun sedang melemah.

  1. Badan Bugar VS Badan Cepat Lelah

Kondisi energi badan yang terpenuhi, bisa menjadi tanda bahwa sistem imun dalam keadaan bagus.

Akan tetapi jika sering merasa lelah, padahal sudah tidur dengan cukup, ini menandakan bahwa sistem imun sedang tidak baik-baik saja. Hal ini dikarenakan sistem imun juga mempengaruhi energi.

  1. Luka Sembuh dengan Cepat VS Penyembuhan Luka Berlangsung Lama

Saat kulit terluka, tubuh akan meresponnya dengan meregenerasi kulit. Tentunya hal ini juga dipengaruhi oleh sistem imun tubuh.

Apabila sistem imun melemah, regenerasi kulit akan berjalan lambat. Sehingga, luka sulit sembuh.

  1. Pilek yang Wajar VS Pilek Berkepanjangan

Menurut para pakar kesehatan, tubuh sudah sewajarnya mengalami pilek sebanyak kurang lebih tiga kali dalam setahun. Pilek bisa saja sembuh dengan sendirinya. Hal ini dikarenakan adanya bantuan dari sistem imun yang terus-menerus mengembangkan antibodi untuk melawan penyakit.

Namun, apabila pilek terjadi secara terus-menerus, dan tidak sembuh-sembuh, ini menandakan bahwa sistem imun melemah karena kerepotan mengatasi masalah yang terjadi pada tubuh.

Referensi : Suara
Photo by Tirachard Kumtanom from Pexels