Home » Blog » 5 Tips Memilih Minyak Goreng Rendah Kalori untuk Diet

5 Tips Memilih Minyak Goreng Rendah Kalori untuk Diet

minyak goreng rendah kalori untuk diet

minyak goreng rendah kalori – Sahabat sehat, kita tahu bahwa banyak pilihan minyak goreng yang bisa didapatkan di pasaran. Minyak goreng juga punya berbagai bahan baku yang berasal dari sumber nabati.

Namun, alangkah baiknya jika kita tidak sembarang dalam memilih minyak goreng untuk dikonsumsi. Apalagi jika Sahabat sehat sedang menjalankan program diet, guna mendapatkan berat badan ideal dan tubuh yang sehat. 

Simak, 5 tips memilih minyak goreng rendah kalori untuk diet berikut:

1. Perhatikan Komposisi dan Nutrisi

Sahabat sehat, dalam kemasan minyak goreng terdapat informasi seputar komposisi dan nutrisi termasuk kandungan kalorinya. Biasanya terdapat di bagian belakang kemasan. Luangkan sedikit waktu untuk membaca bagian tersebut. Kemudian, cek berapa banyak kandungan kalori dalam minyak goreng tersebut. 

Selain pada kemasan minyak goreng, Sahabat sehat juga bisa mengecek kandungan kalori minyak goreng pada situs www.fatsecret.co.id. Minyak goreng pada umumnya mengandung 70-90 kkal kalori setiap 1 sendok makan. Semakin rendah kadar kalori yang ada pada minyak goreng, akan lebih baik untuk menunjang program diet sehat.

2. Kaya Kandungan Asam Lemak Tidak Jenuh

Disarankan memilih minyak goreng yang rendah kalori untuk diet yang berasal dari bahan baku nabati. Sebab, minyak nabati yang diesktrak dari tumbuhan tidak menganduk lemak jahat dan baik untuk menjaga kadar kolesterol. Contoh minyak nabati yang sehat dan aman untuk memasak adalah minyak kelapa, minyak zaitun dan minyak canola. 

Minyak nabati yang sehat kaya kandungan asam lemak tak jenuh, seperti MUFA (monounsaturated fat acids), PUFA (Polyunsaturated Fatty Acids) atau MCFA (medium chain fatty acid). Ketiga kandungan lemak tak jenuh tersebut bermanfaat menjaga berat badan ideal.

3. Memiliki Titik Asap Tinggi

Pilihan minyak goreng yang rendah kalori untuk diet akan lebih baik jika memiliki titik asap atau titik didih yang tinggi. Titik asap tinggi pada minyak goreng dibutuhkan agar bisa tetap aman dan sehat walaupun digunakan untuk memasak dalam suhu panas. Minyak goreng dengan titik asap tinggi bisa digunakan untuk menggoreng, menumis, memanggang, tanpa harus khawatir merusak kandungan nutrisi bahan makanan yang diolah.

4. Kaya Kandungan Omega 3 dan Omega 6

Pastikan, minyak goreng rendah kalori untuk diet mengandung omega 3 dan omega 6. Omega 3 bermanfaat untuk menjaga kadar kolesterol dalam tubuh dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Sedangkan, omega 6 bermanfaat sebagai lemak esensial yang membantu tubuh membentuk energi, hingga melawan peradangan dalam tubuh. 

Jika kandungan omega 3 dan omega 6 dipadukan, maka tubuh terjaga dari ledakan kolesterol jahat. Menjaga kadar kolesterol dalam tubuh dapat mengatasi berat badan berlebih.

5. Mengandung Vitamin A, D, E

Minyak goreng yang rendah kalori akan lebih baik jika mengandung vitamin-vitamin yang dibutuhkan tubuh. Vitamin dasar yang perlu ada dalam minyak goreng sehat adalah vitamin A, D dan E. Ketiga jenis vitamin ini baik untuk menjaga daya tahan tubuh.

Salah satu alasan kita mudah merasa lapar padahal sudah mengonsumsi makanan adalah kurangnya asupan gizi dan vitamin dari makanan yang dikonsumsi. Maka dari itu, selain dari bahan makanan sehat, minyak goreng juga perlu memiliki kandungan vitamin yang baik. Tercukupinya vitamin dalam tubuh akan membuat tubuh lebih bugar dan tidak mudah lapar.

Memilih minyak goreng rendah kalori untuk diet sebenarnya tidak sulit. Sahabat sehat hanya perlu lebih teliti melihat komposisi dan kandungan gizinya. Sahabat sehat yang tengah menjalani program diet, silakan mencoba minyak goreng Barco. Minyak goreng Barco diolah dari kelapa pilihan dengan nutrisi seimbang dan pastinya rendah kalori. Jangan lupa, untuk selalu menjaga pola hidup sehat, supaya diet tidak sia-sia.

Referensi: Pikiran Rakyat

Gambar oleh ivabalk dari Pixabay