Home » Blog » Menurut Para Ahli, Ini 6 Perbedaan Alpukat Mentega dan Alpukat Biasa

Menurut Para Ahli, Ini 6 Perbedaan Alpukat Mentega dan Alpukat Biasa

perbedaan alpukata mentega dan biasa

Halo sahabat sehat, apakah kalian sudah mengetahui tentang alpukat mentega? Mungkin sahabat sehat sudah ada yang tahu, dan mungkin juga masih banyak yang belum tahu nih. Alpukat biasa dan alpukat mentega sekilas terlihat sama. Akan tetapi, terdapat perbedaan alpukat mentega dan biasa. Simak artikel ini lebih lanjut untuk mengetahui perbedaan kedua alpukat tersebut ya!

Alpukat mMmenyebar ke berbagai Negara hingga Asia Tenggara dan Indonesia. Alpukat diperkirakan masuk ke Indonesia pada abad ke-18.

Kemudian terbagi menjadi 3 kelompok besar spesies alpukat, yaitu kelompok Mexico, Indian Barat, dan Guatemala. Ketiganya memiliki perbedaan dalam ukuran buah, tekstur kulit buah, rasa, kandungan lemak, ketahanan terhadap penyakit, cara penyimpanan, dan adaptasi terhadap lingkungan.

Secara umum, di Indonesia terdapat 2 varietas alpukat yang ditetapkan sebagai varietas unggul, yaitu alpukat varietas hijau bundar atau dikenal dengan istilah alpukat biasa (Persea americana Mill.) dan alpukat varietas hijau panjang atau dikenal dengan istilah alpukat mentega (Persea americana Mill.).

Kandungan gizi alpukat mentega super

Manfaat Alpukat Mentega

DAPATKAN ALPUKAT MENTEGA SUPER DI SESA.ID

Perbedaan Alpukat Mentega dan Alpukat Biasa

Alpukat mentega merupakan alpukat yang berasal dari benua Amerika dan sering disebut juga sebagai alpukat Guatemala. Alpukat ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan alpukat biasa. Perbedaan tersebut dapat dijabarkan sebagai berikut:

1. Daging Buah

Terdapat perbedaan daging buah antara alpukat biasa dengan alpukat mentega. Daging buah alpukat mentega lebih besar jika dibandingkan dengan daging alpukat biasa. Hal ini menyebabkan alpukat mentega memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan alpukat biasa.

Daging buah alpukat mentega juga berwarna kuning seperti mentega dan lebih lembut dibandingkan dengan alpukat biasa. Tekstur daging buah yang lembut ini juga menyebabkan alpukat mentega menjadi salah satu alpukat favorit oleh masyarakat. Daging buah alpukat juga tidak berair dan solid sehingga lebih tahan lama dan tidak mudah busuk dibandingkan dengan alpukat biasa.

Alpukat Mentega

Daging Alpukat Mentega Super

2. Rasa

Sahabat sehat pasti pemasaran bagaimana sih perbedaan rasa antara alpukat mentega dengan alpukat biasa? Ternyata, alpukat mentega ini memiliki rasa yang lebih manis dan lebih gurih dibandingkan dengan alpukat biasa. Rasa yang manis dan gurih ini juga menjadi alasan masyarakat cenderung lebih menyukai alpukat mentega.

BACA JUGA: MANFAAT ALPUKAT MENTEGA

3. Kulit Buah

Umumnya, sangat sulit sekali membedakan antara alpukat yang masih mentah dengan yang sudah matang karena warna kulit buahnya sama-sama berwarna hijau. Akan tetapi, berbeda dengan alpukat mentega.

Alpukat mentega akan mengalami perubahan warna kulit buah saat alpukat tersebut sudah matang sehingga sahabat sehat tidak perlu khawatir salah membeli alpukat yang masih mentah.

Alpukat mentega saat masih mentah memiliki warna kulit hijau dan akan berubah menjadi kecoklatan ketika alpukat mentega sudah matang atau siap untuk dikonsumsi. Perubahan warna ini akan membantu sahabat sehat saat akan memilih alpukat yang akan dikonsumsi.

Selain perbedaan warna, terdapat perbedaan tekstur kulit buah antara alpukat mentega dengan alpukat biasa. Alpukat mentega memiliki tekstur yang lebih lembut dan juga lebih halus. Berbeda dengan alpukat biasa, alpukat biasa memiliki tekstur yang kasar. Perbedaan dari tekstur kedua alpukat ini juga dapat membantu sahabat sehat saat memilih alpukat mentega.

Perbedaan alpukat mentega dan biasa

Kulit Buah Mentega Super

4. Masa Panen

Selain karakteristik fisik dari buah alpukat, ternyata dalam proses penanamannya juga terdapat perbedaan antara alpukat biasa dengan alpukat mentega. Alpukat mentega lebih cepat matang buahnya dibandingkan dengan alpukat biasa.

Alpukat mentega memiliki rata-rata waktu 3-4 tahun untuk dapat dipanen. Bahkan, saat ini melalui perawatan yang maksimal, alpukat mentega dapat dipanen dalam masa waktu 2-3 tahun. Selain memiliki masa panen yang cepat, alpukat mentega juga mudah dipanen dengan jumlah panen hingga dua kali dalam satu tahun.

Setiap pohonnya, alpukat mentega juga dapat menghasilkan buah alpukat sebanyak 350 hingga 450 buah alpukat mentega atau setara dengan 225 kg alpukat mentega.

5. Penanaman

Alpukat mentega merupakan tanaman yang mudah untuk dibudidayakan di berbagai jenis tanah dengan tekstur apapun. Akan tetapi, alpukat mentega akan tumbuh dengan subur di kondisi idealnya. Kondisi ideal tersebut berada di dataran tinggi dengan ketinggian maksimal 1500 meter di atas permukaan laut, dengan suhu udara di antara 15-30 derajat celcius dan curah hujan antara 5 hingga 6 bulan.

Tanaman alpukat mentega juga tergolong unik dan berbeda dengan alpukat biasa. Tanaman alpukat mentega mengandung enzim anti-protease yang menyebabkan ulat dan hama lainnya sulit untuk menyerang pohon alpukat mentega.

Berbeda dengan alpukat biasa dimana alpukat biasa lebih mudah untuk diserang ulat dan hama lainnya. Perbedaan tersebut menyebabkan tingkat keberhasilan penanaman alpukat mentega dan produktivitasnya menjadi lebih tinggi dibanding dengan alpukat biasa.

manfaat alpukat mentega

Alpukat Mentega

6. Manfaat Alpukat Mentega untuk Kesehatan

Alpukat mentega juga merupakan buah yang kaya akan manfaat terhadap kesehatan tubuh. Alpukat mentega memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Setiap 100 gram alpukat mentega mengandung sekitar 6 gram serat.

Kandungan serat ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan tubuh dengan cara meningkatkan keanekaragaman bakteri di saluran pencernaan, terutama di bagian usus. Kesehatan pencernaan yang baik akan membantu sahabat sehat dalam mencegah berbagai penyakit seperti inflammatory bowel disease hingga mencegah depresi.

Alpukat mentega juga mengandung lemak baik atau asam lemak tak jenuh, vitamin, dan mineral yang bermanfaat untuk pemeliharaan jantung dan mengontrol kolesterol dalam tubuh. Kontrol kolesterol dalam tubuh dilakukan dengan cara menurunkan trigliserida dan kolesterol jahat dalam tubuh yang dikenal dengan istilah Low Density Lipoprotein (LDL) dalam darah.

Konsumsi alpukat mentega juga dapat meningkatkan kolesterol baik di dalam tubuh yang dikenal dengan istilah High Density Lipoprotein (HDL) sehingga dapat mencegah terjadinya aterosklerosis atau adanya plak dalam pembuluh darah yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner (PJK).

Selain sebagai sumber serat dan asam lemak tak jenuh, alpukat mentega juga mengandung karotenoid, vitamin C, vitamin E, dan senyawa fenolik yang berfungsi sebagai antioksidan dan anti inflamasi yang dapat membantu mencegah kanker dan berbagai macam penyakit kronis.

Jadi bagaimana sahabat sehat? Ternyata banyak sekali ya keunggulan dari alpukat mentega ini. Mulai dari citarasa yang lebih enak hingga manfaatnya untuk kesehatan tubuh. Jika sahabat sehat tertarik untuk mengonsumsi alpukat mentega, sahabat sehat dapat membeli produk tersebut dengan mudah di sesa.id

Manfaat alpukat mentega untuk otak

Asmorowati, H., & Lindawati, N. Y. (2019). Penetapan kadar flavonoid total alpukat (Persea americana Mill.) dengan metode spektrofotometri. Ilmiah Farmasi15(2), 51-63.

Britannica. Avocadohttps://www.britannica.com/plant/avocado [7 Januari 2022]

Dinas Pertanian Yogyakarta. 2000. Alpukat. Yogyakarta: Dinas Pertanian Yogyakarta.

Kubala J2021. 7 Potential Health Benefits of Avocado. https://www.healthline.com/nutrition/avocado-nutrition. [7 Januari 2022]

Sadwiyanti, L., Sudarso, J., Budiyanti, T. 2009. Budidaya Alpukat. Solok: Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika.

Gambar:

sesa.id

Freepik.com