Home » Blog » Ayam Organik Adalah dan Ketahui 17 Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh

Ayam Organik Adalah dan Ketahui 17 Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh

AYAM ORGANIK SESA

Meningkatnya perhatian masyarakat akan gaya hidup sehat dan kemajuan teknologi dalam usaha pertanian organik membuat kebutuhan akan bahan pangan organik juga semakin meningkat. Salah satu bahan pangan organik yang semakin diminati masyarakat adalah ayam organik.

Standar Pemeliharaan Ayam Organik

Hewan ternak yang dipelihara untuk produksi pertanian organik harus dikelola sesuai dengan kaidah-kaidah organik sesuai standar yang berlaku. Terdapat ketentuan khusus untuk pemeliharaan ayam organik yang meliputi:

  • Bahan tambahan pakan dan alat bantu pemrosesan seperti bahan pengikat, pengemulsi, penstabil, surfaktan, penggumpal dan lain-lain hanya yang alami yang dibolehkan.
  • Antioksidan hanya yang alami yang dibolehkan.
  • Bahan pengawet hanya asam-asam alami yang dibolehkan.
  • Bahan pewarna dan stimulan rasa (flavours and appetite stimulants) hanya dari sumber alami yang dibolehkan.
  • Probiotik, enzim dan mikroorganisme dibolehkan.
  • Antibiotik, coccidiostatic, bahan obat, perangsang tumbuh atau bahan lain yang ditujukan untuk menstimulasi pertumbuhan atau produksi tidak boleh digunakan dalam pakan ternak.
  • Selain itu ayam yang diproduksi secara organik harus dibiarkan dalam udara terbuka.

Sahabat sehat tentu tidak asing lagi dengan istilah ayam organik. Saat ini ayam organik sudah ditemui di pasaran, namun dengan harga yang lebih mahal dibandingkan ayam biasa.

Protein Hewani

Salah satu makanan sehat yang harus terpenuhi untuk kesehatan tubuh berasal dari kelompok pangan protein hewani (lauk). Pangan protein hewani atau lauk adalah kelompok pangan yang memberikan citarasa dan kelezatan dalam menu masakan. Kandungan glutamat yang dimiliki oleh pangan protein hewani menghasilkan rasa umami atau gurih dalam menu masakan.

Kelompok pangan protein hewani terdiri dari daging ruminansia (daging sapi, daging kambing, dan lain-lain), daging unggas (daging ayam, daging bebek, dan lain-lain), seafood, telur, dan susu, serta hasil olahannya. Baik pangan protein hewani maupun nabati memiliki kandungan protein, namun masing-masing kelompok pangan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan.

Pangan protein hewani mempunyai asam amino yang lebih lengkap dan mempunyai mutu protein, vitamin dan mineral lebih baik, karena kandungan zat-zat gizi tersebut lebih banyak dan mudah diserap tubuh. Pangan protein hewani dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu:

  • Rendah lemak (contoh: cumi-cumi, daging ayam, daging kerbau, ikan, putih telur ayam, dan udang segar).
  • Lemak sedang (contoh: bakso, daging kambing, hati ayam, hati sapi, telur bebek asin, dan telur puyuh).
  • Tinggi lemak (contoh: bebek, belut, ayam dengan kulit, sosis, kuning telur ayam, dan telur bebek). Anjuran konsumsi untuk pangan protein hewani dan nabati adalah 2-4 porsi sehari.

Ayam Organik Sesa.id

Ayam Kampung Organik

Dipercaya Lebih Bergizi

Permintaan daging organik sebagian didorong oleh persepsi konsumen bahwa makanan organik lebih bergizi daripada makanan non-organik. Namun, belum ada tinjauan sistematis yang membandingkan secara spesifik kandungan gizi daging organik dan daging yang diproduksi secara konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kualitas antara ayam broiler organik dengan yang bukan organik.

Memiliki warna kuning yang lebih tinggi dan warna merah yang lebih rendah dibandingkan dengan daging ayam bukan organik. Hal ini dikarenakan aktivitas fisik yang intensif pada fase pertumbuhan dan pengaruh tekanan sebelum pemotongan pada rigor mortis.

Potongan paha menunjukkan kadar protein yang lebih tinggi, sedangkan untuk potongan paha dari daging ayam biasa menunjukkan kadar lemak total yang lebih tinggi.

Dalam penelitian lain terlihat perbedaan yang lebih besar terdeteksi untuk total PUFA dan n-3 PUFA yang lebih tinggi pada daging organik. Namun studi lebih lanjut masih diperlukan.

ayam organik lebih bergizi

Ayam Kampung Organik Natural

CEK PRODUK AYAM ORGANIK DISINI

Tips Memilih Ayam Organik

Berikut ini beberapa ciri-ciri kualitas ayam organik yang bisa menjadi pertimbangan sahabat sehat ketika membeli, yaitu:

  1. Rasa daging memiliki cita rasa rasa alami yang otentik.
  2. Daging ayam tidak mengeluarkan bau yang amis. Sebab dengan kualitas premium tidak memiliki kandungan lemak yang banyak.
  3. Ketika diolah akan menjadi cepat empuk.
  4. Memiliki kandungan protein yang tinggi dan kadar lemak yang rendah.
  5. Memiliki warna lebih pucat dengan serat daging lebih berserat dibandingkan ayam biasa.

tips memilih ayam

Manfaat Mengkonsumsinya

  1. Ayam Organik mencukupi kebutuhan protein tubuh

Bagian dada dari daging ayam memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan bagian lainnya. Protein diperlukan tubuh untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan, terutama bagi anak.

  1. Mencukupi asupan vitamin dan mineral

Mengandung vitamin B yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Kandungan vitamin D didalamnya juga membantu penyerapan kalsium dan menguatkan tulang. Selain itu, vitamin A yang dimiliki juga bermanfaat untuk penglihatan dan memperkuat imun tubuh.

  1. Menurunkan berat badan

Tingginya protein dan rendahnya lemak membuat bahan makanan ini dapat menjadi alternatif untuk pembuatan menu diet penurunan berat badan. Protein akan membuat tubuh merasa kenyang lebih lama.

  1. Mengontrol tekanan darah

Pengolahan menu masakan daging ayam ini yang dicampur dengan bahan pangan lain secara beragam akan membantu menurunkan tekanan darah. Hanya saja, perlu dipilih metode memasak yang sehat dan menggunakan minyak dalam jumlah sedikit.

Sahabat dapat mengolah makanan ini dengan cara direbus, dipanggang, atau ditumis dengan menggunakan tambahan garam sesuai anjuran Kementerian Kesehatan RI.

  1. Memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit

Tahukan Anda bahwa ayam jenis ini memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dari ayam potong biasa. Hal itulah yang menyebabkan bentuk tubuh ayam organik lebih kecil dibandingkan dengan ayam potong. Dagingnya pun juga lebih tipis, sehingga untuk proses pemotongannya tidak memerlukan waktu yang banyak.

  1. Mutu gizi lebih tinggi

Protein hewani yang satu ini memiliki kandungan gizi lebih tinggi daripada ayam potong biasa. Pakan diberikan secara alami dari daun dedaunan, serangga kecil, dan sebagainaya.  Dan juga tidak mendapatkan suntikan hormon, antibiotik dan pestisida sehingga tubuhnya tidak terkontaminasi langsung dengan zat kimia. Itulah sebabnya dagingnya lebih lembut dan lebih gurih.

  1. Kandungan toksin yang sedikit

Efek samping toksin yang diperoleh dari konsumsi ayam memang tidak dirasakan dalam waktu dekat. Tetapi produk unggas juga memiliki risiko bahaya untuk jangka waktu panjang. Misalnya kandungan hormon, antibiotik dan pestisida yang disuntikkan pada ayam bukan organik. Salah satu bentuk pengaruh antibiotik pada manusia adalah resistensi kuman pada beberapa orang. Sedangkan hormon dari luar yang di berikan kepada ayam potong menyebabkan resiko kanker meningkat dan pubertas pada anak lebih cepat.

  1. Aroma yang nikmat

Aroma yang di hasilkan oleh ayam organik akan lebih nikmat dibandingkan dengan ayam potong. Hal ini juga disebabkan karena tidak di campurkan obat obatan dan bahan kimia dalam pertumbuhannya. Rasa daging ayam organik akan lebih gurih, lebih nikmat dan lebih lezat.

  1. Kaldu yang lebih nikmat

Kelezatan dagingnya sudah bisa dirasakan meskipun hanya lewat kaldunya saja. Kaldunya juga lebih sehat mengingat tidak adanya kandungan pestisida dan obat obatan. Selain lebih sehat, rasanya juga lebih nikmat dan lezat daripada kaldu yang dihasilkan oleh ayam potong biasa.

  1. Dagingnya kenyal

Salah satu alasan mengapa dagingnya lebih disukai adalah daging yang dihasilkan lebih kenyal daibandingkan ayam biasa. Jika disentuh dan dipegang, daging tersebut lebih berisi dan tidak lembek. Meskipun diolah menjadi masakan, daging ayam organik cenderung tidak hancur.

  1. Bermanfaat untuk penderita anemia

Bagi anda yang menderita anemia, mengkonsumsi ayam organik memberikan asupan protein dan zat besi. Ayam organik memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi. Mineral inilah yang akan meningkatkan produksi sel darah merah atau eritrosit. Jika hasil produksinya sudah mencapai batas normal, maka sahabat sehat akan sembuh dari anemia.

  1. Mengandung cukup vitamin B5

Vitamin B5 dapat membuat otak menjadi tenang dan memberikan efek relaksasi.

  1. Meningkatkan sistem imun tubuh

Kandungan vitamin dan mineral yang terdapat dalam ayam organik dapat membantu untuk meningkatkan imunitas tubuh. Itulah mengapa orang yang sedang flu sangat dianjurkan untuk mengonsumsi sup ayam hangat untuk membantu proses penyembuhan.

  1. Menurunkan kadar kolesterol darah

Ayam organik memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit. Oleh karena itu, aman dikonsumsi oleh pasien yang memiliki kolestrol tubuh tinggi.

  1. Memperkuat tulang

Tulang yang kuat di sebabkan karena kandungan kalsium dan protein yang cukup tinggi di dalam ayam organik. Namun, konsumsi ayam organik perlu diseimbangkan dengan aktivitas fisik/olahraga yang cukup agar pertumbuhan dan pemeliharaan tulang dapat terjaga.

  1. Baik untuk pertumbuhan anak

Di dalam ayam organik terdapat kandungan protein, fosfor, dan kalsium yang tinggi. Zat gizi tersebut berperan dalam pertumbuhan anak. Anak perlu mendapat asupan zat gizi dalam jumlah cukup sesuai kebutuhan gizinya agar pertumbuhan dan perkembangannya tidak terhambat.

  1. Meningkatkan nafsu makan

Menu masakan dengan olahan ayam akan terlihat sangat menggoda bagi siapa saja. Ayam dapat menjadi salah satu pilihan menu, baik diolah menjadi ayam goreng, ayam bakar, ayam tulang lunak, sup ayam, rendang ayam, maupun gulai ayam.

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa menu masakan yang menggunakan ayam cenderung lebih disukai. Selain pengolahannya mudah, rasa yang dihasilkan juga tidak mengecewakan

Nah, bagaimana sahabat sehat ? Dengan berbagai kelebihan dan manfaat yang diberikan oleh ayam organik, apakah sahabat sehat tertarik mengkonsumsi ayam organik mulai sekarang ?

Namun yang perlu diingat adalah meskipun ayam organik memiliki banyak manfaat zat gizi untuk tubuh, namun dalam pengolahannya tetap harus menerapkan prinsip aman dan sehat.

Sahabat sehat tetap perlu membersihkan ayam dengan baik sebelum dimasak serta memasak menggunakan suhu yang cukup untuk membuat ayam matang. Konsumsi ayam organik juga perlu dikombinasikan dengan kelompok pangan lain seperti pangan karbohidrat, pangan protein nabati, sayuran, dan buah.

Penting juga untuk mengkonsumsi ayam organik sesuai anjuran konsumsi pedoman gizi seimbang dan biasakan untuk mengganti mengkonsumsi pilihan bahan pangan protein hewani secara bergantian ya setiap harinya.

banner ayam organik

http://hukor.kemkes.go.id/uploads/produk_hukum/PMK%20No.%2041%20ttg%20Pedoman%20Gizi%20Seimbang.pdf

https://nasih.staff.ugm.ac.id/wp-content/uploads/SNI-6729-2016-sistem-pertanian-organik.pdf

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4838835/

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5495705/

https://www.kompas.com/food/read/2020/09/21/090733075/ciri-ciri-ayam-organik-dan-kelebihannya-dibandingkan-ayam-biasa.

Sumber gambar:

https://www.parenting.co.id/

https://resepedia.id/resep/ayam-hainan

https://sesa.id/