Home » Blog » Mengulas 5 Fakta Dibalik Bahaya Alat Masak Tradisional / Teflon

Mengulas 5 Fakta Dibalik Bahaya Alat Masak Tradisional / Teflon

bahaya alat masak tradisional atau teflon

Peralatan dapur digunakan untuk mempercepat proses memasak menjadi hidangan lezat yang siap disantap. Namun, dibalik kebermanfaatannya tersimpan bahaya alat masak tradisional / teflon. Kabar tersebut mencuat dan sempat menjadi polemik, terutama bagi pengguna teflon.

Teflon merupakan alat masak anti lengket sebagai media menggoreng, menumis hingga membuat hidangan berkuah. Kemunculannya saat itu disambut hangat dan berhasil memikat banyak konsumen karena kecanggihan yang dimiliki.

Seiring berjalannya waktu, beberapa kasus gangguan kesehatan merebak yang diduga berasal dari penggunaan teflon. Oleh sebab itu, konsumen semakin berhati-hati memiliki peralatan masak yang aman.

Fakta Dibalik Bahaya Alat Masak Tradisional / Teflon

Beberapa fakta berikut akan menjelaskan sebab alat masak tradisional / teflon dianggap berbahaya bagi kesehatan:

Bahaya PFOA

Alat masak anti lengket seperti teflon ternyata melepaskan bahan kimia PFOA (perfluorooctanoic acid), bahan kimia tersebut memang disematkan sebagai bahan pelapis karena kemampuan anti lengket. Tanpa disangka bila efek samping yang ditimbulkan cukup besar, seperti kanker, kerusakan hati, penyakit tiroid, colitis ulseratif, gangguan kadar kolesterol, dan perubahan tekanan darah.

PFOA merupakan asam karboksilat terperfluorinasi sebagai bahan mentah material. Hingga kasusnya dilayangkan, PFOA teridentifikasi pada beberapa kasus kanker. Itulah mengapa pemerintah segera menarik peredaran material mengandung PFOA. Sayangnya tindakan tersebut kurang optimal, masih banyak konsumen belum teredukasi dan memilih tetap memakai.

Bahaya PTFE

Selain perfluorooctanoic acid (PFOA), bahaya alat masak tradisional / teflon lainnya berasal dari senyawa kimia PTFE (polytetrafluoroethylene). PTFE merupakan fluoropolymer tetrafluoroetilena sintetis dengan nama dagang teflon. Senyawa polimer satu ini mempunyai koefisien gesek rendah sehingga mampu melapisi panci atau wajan dengan kelebihan anti lengket.

Buruknya, dalam suhu tinggi PTFE melepaskan gas beracun yang mengakibatkan gangguan pernapasan hingga demam. Asap beracun PTFE mampu membunuh burung peliharaan, bahkan membuat manusia dirawat di rumah sakit. Fakta diatas menjadi alasan kuat produsen teflon diberhentikan proses produksinya selama masih menggunakan PTFE.

Bahaya PFAS

Bahan kimia PFAS (perfluorinated alkylated substances) ditemukan pada beberapa produk wajan atau panci anti lengket. Paparan bahan kimia PFAS menyebabkan gangguan kesehatan serius. Lewat penelitian Badan Perlindungan Lingkungan federal Amerika Serikat mempertimbangkan studi kaitan antara senyawa kimia PFAS dengan kemunculan kanker pada manusia. Temuan PFAS pada wajan anti lengket mengejutkan banyak pihak.

Paparan PFAS tidak hanya berpotensi kanker, namun menyebabkan munculnya abnormalitas embriolitik pada janin, sehingga menyebabkan kecacatan lahir. Sejak temuan tersebut, produsen memutar otak untuk tidak mengandalkan bahan kimia sebagai material anti lengket pada peralatan masak.

Alternatif Perlatan Masak Aman

Bahaya alat masak tradisional / teflon tidak bisa dianggap sebelah mata, sikap mengabaikan hanya akan memunculkan masalah kesehatan di kemudian hari. Solusinya, segera lakukan antisipasi menggunakan peralatan masak bermaterial aman berikut ini:

  • Cast iron: material terbuat dari besi panas yang dituangkan dalam cetakan berbentu wajan atau panci.
  • Stainless steel: beda dengan logam lainnya, stainless steel merupakan baja anti karat yang tahan panas dan tidak mentrasferkan zat kimia pada masakan.
  • Keramik atau porselen: berasal dari tanah liat yang dibakar, material keramik sangat disarankan karena faktor keamanan baik.
  • Kaca: bahan material kaca telah lama digunakan sebagai media peralatan masak, namun baru-baru ini disematkan pada wajan dan panci.

Akhirnya Sahabat sehat mengerti bahaya alat masak tradisional / teflon yang harus dihindari. Anda tentu tidak ingin hasil masakan sendiri menjadi boomerang kesehatan, bukan? Maka dari itu, mulailah berinvestasi ke alat masak tanpa bahan kimia yang aman berikut ini!

Gambar dari Daria Obymaha

Referensi: Elifmedika