Home » Blog » Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Ibu Hamil

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Ibu Hamil

Selama masa kehamilan penting bagi seorang ibu untuk menjaga kebutuhan nutrisinya. Asupan makanan yang kaya akan gizi turut berperan penting membantu ibu hamil mengoptimalkan perkembangan janin. Namun ibu hamil juga harus perhatikan makanan yang tidak boleh dimakan ibu hamil agar terhindar dari masalah serius semasa kehamilan.

Para bumil sebaiknya mengonsumsi sumber nutrisi hijau seperti sayur organik. Salah satu sayuran yang baik buat tubuh adalah brokoli organik. Karena di dalamnya mengandung serat serta antioksidan yang tinggi.

Meski demikian, ada sejumlah pantangan makanan maupun minuman yang dilarang dikonsumsi saat hamil. Makanan atau minuman yang dilarang ini diduga bisa mengakibatkan efek berbahaya bagi janin di dalam perut bumil.

Bahkan, dari beberapa kasus dapat menyebabkan keracunan pada ibu hamil. Berikut adalah makanan/minuman yang tidak boleh dimakan ketika sedang hamil.

Daftar Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Ibu Hamil

  1. Ikan Tinggi Merkuri

Merkuri merupakan salah satu bahan kimia paling berbahaya untuk kesehatan. Merkuri dapat ditemukan di udara, tanah, hingga air. Ikan di laut yang tercemar bisa saja terkontaminasi oleh kandungan merkuri.

Ikan yang telah tercemar dalam kadar merkuri yang tinggi bisa menjadi racun setelah dikonsumsi, dan merusak sistem saraf, kekebalan, dan ginjal.

Para ibu hamil dianjurkan untuk menghindari makanan berupa ikan-ikan dengan kadar merkuri yang tinggi. Ikan dengan kadar merkuri tinggi meliputi; Ikan hiu, ikan marlin, makarel raja, tuna, dan ikan todak.

DAPATKAN IKAN SEGAR RENDAH MERKURI DI SESA.ID

Ikan Tenggiri Segar

Ikan Tenggiri Segar

  1. Telur Mentah

Konsumsi telur mentah ataupun telur setengah matang sebaiknya dihindari selama masa kehamilan. Telur yang belum masak berpotensi memiliki mikroorganisme berbahaya seperti Salmonella.

Bakteri aktif ini dapat menyebabkan gangguan pada organ dalam perut seperti muntaber serta infeksi cairan ketuban. Agar terhindar dari Salmonella, sebaiknya telur yang dimasak harus sepenuhnya matang.

  1. Susu yang Belum Dipasteurisasi

Sudah rahasia umum jika susu merupakan sumber kalsium penting untuk tubuh, terutama bagi ibu hamil. Kendati demikian, susu yang masih mentah dapat mengakibatkan keracunan karena masih terdapat bakteri di dalamnya. Hal tersebut bisa membahayakan kesehatan janin di dalam kandungan

Oleh karena itu, susu yang baru diperah harus melalui proses pasteurisasi. Pasteurisasi merupakan proses pemanasan yang berfungsi untuk membunuh segala macam bakteri di dalam susu.

  1. Jeroan

Meski jeroan tergolong makanan favorit, jeroan juga termasuk dalam kategori makanan yang tidak boleh dimakan ketika hamil. Jeroan kaya akan vitamin A yang mana baik buat pertumbuhan janin.

Namun jika vitamin A terlalu banyak dikonsumsi ke tubuh ibu hamil maka hal tersebut bisa berujung fatal, dan berpotensi mengalami keguguran serta memicu risiko cacat lahir pada trisemester pertama kehamilan.

  1. Alkohol

Alkohol adalah salah satu konsumsi yang wajib dihindari selama masa kehamilan. Kandungan alkohol berpotensi besar menggugurkan janin dalam kandungan.

Alkohol bisa merusak perkembangan janin dalam perut serta berimbas pada kecacatan bayi. Selain itu alkohol juga bisa menyebabkan kerusakan sel otak dan sumsum tulang belakang pada bayi.

  1. Daging yang belum matang

Sama halnya dengan telur, konsumsi daging mentah tidak dianjurkan selama masa kehamilan karena memiliki persentase yang besar mengandung mikroorganisme berbahaya bagi perut, seperti salmonella, listeria dan E-Coli.

Bakteri ini bisa mengakibatkan keracunan makanan akut. Jika bakteri tersebut sudah masuk ke dalam tubuh maka dapat menimbulkan infeksi. Akibatnya janin dalam kandungan terinfeksi dan bisa menyebabkan bayi meninggal dalam kandungan.

Grass Feed Beef Stir Fry

Grass Feed Beef Stir Fry

  1. Makanan cepat saji

Makanan cepat saji atau yang dikenal juga dengan junk food adalah salah satu makanan yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil. Junk food mengandung lemak jahat yang dapat meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, dan paling parahnya pembesaran ukuran janin (makrosomia).

  1. Mayones

Mungkin sebagian dari kita tidak menyangka jika makanan pelengkap seperti mayones adalah salah satu makanan yang dilarang dikonsumsi ibu hamil. Di luaran sana mayones yang dijual terkadang mengandung telur sebagai bahan utama pembuatan.

Telur yang dibuat sebagai bahan kebanyakan masih mentah dan mengandung bakteri jahat seperti salmonella. Ketika hamil, daya tahan tubuh lazimnya rendah sehingga mudah terjangkit infeksi di bagian organ dalam perut. Hal tersebut tentunya akan sangat berbahaya bagi kesehatan janin di dalam kandungan.

Untuk menjaga kesehatan ibu dan calon bayi di masa kehamilan memang perlu upaya yang serius terutama dalam melengkapi kecukupan gizi ibu. 

Yang dimana gizi ibu nanti juga akan memperbaiki nutrisi yang akan didapatkan oleh bayi dalam kandungan. Sebaiknya jaga nutrsi dan sumber makanan tetap sehat dan segar dengan belanja kebutuhan ibu hamil di sesa.id

  1. https://hellosehat.com/kehamilan/kandungan/prenatal/pantangan-makanan-dilarang-untuk-ibu-hamil/
  2. https://www.alodokter.com/makanan-yang-harus-dihindari-ibu-hamil
  3. https://www.halodoc.com/artikel/ini-11-makanan-yang-harus-dihindari-oleh-ibu-hamil
Tags: