Home » Blog » Vitamin C 1000 : Kandungan, Dosis, serta Fungsi dan Manfaat bagi Tubuh, Selanjutnya

Vitamin C 1000 : Kandungan, Dosis, serta Fungsi dan Manfaat bagi Tubuh, Selanjutnya

Asam askorbat (vitamin C) adalah vitamin yang larut dalam air, yang terbentuk sebagai kristal atau bubuk putih/sedikit kuning dengan sedikit rasa asam. Vitamin ini bersifat antiscorbutic. Pada paparan cahaya, secara bertahap menjadi berwarna gelap.

Kandungan Vitamin C

Dalam keadaan kering, bersifat cukup stabil di udara, tetapi jika di dalam larutan cepat teroksidasi. Selain mudah larut dalam air, asam askorbat (vitamin c) memiliki karakterisasi sedikit larut dalam alkohol; tidak larut dalam kloroform, dalam eter, dan dalam benzena.

Nama kimia asam askorbat (vitamin c) adalah asam L-askorbat (vitamin c). Rumus empirisnya adalah C6H806, dan berat molekulnya adalah 176,13. Strukturnya adalah sebagai berikut:

Asam Askorbat (vitamin c) Injeksi adalah larutan steril. Tiap mL mengandung: Asam Askorbat (vitamin c) 250 mg dan Edetate Disodium 0,025% dalam Air untuk Injeksi yang dibuat dengan bantuan Sodium Bicarbonate.

Sodium Hydroxide dan/atau Hydrochloric Acid dapat digunakan untuk mengatur pH. Asam askorbat (vitamin C) digunakan untuk mencegah atau mengobati kadar vitamin C yang rendah pada orang yang tidak mendapatkan cukup vitamin dari pangan sehari-hari.

DAPATKAN SUPLEMEN VITAMIN C 1000 DI SESA.ID

Jika sahabat sehat mengkonsumsi pangan bergizi seimbang sehari-hari, maka tidak membutuhkan asam askorbat ekstra. Kadar vitamin C yang rendah dapat menyebabkan kondisi yang disebut penyakit kudis.

Penyakit kudis dapat menyebabkan gejala seperti ruam, kelemahan otot, nyeri sendi, kelelahan, atau kehilangan gigi. Vitamin C berperan penting dalam tubuh.

Hal ini diperlukan untuk menjaga kesehatan kulit, tulang rawan, gigi, tulang, dan pembuluh darah. Hal ini juga digunakan untuk melindungi sel-sel tubuh Anda dari kerusakan. Vitamin ini juga dikenal sebagai antioksidan.

BACA JUGA: Vitamin B Complex Untuk Apa dan Ketahui Bagaimana Fungsinya Terhadap Tubuh

Angka kecukupan vitamin C yang dianjurkan (per orang per hari) di Indonesia adalah 40-90 mg untuk anak; 90 mg untuk laki-laki dewasa; dan 75 mg untuk perempuan dewasa. Sementara itu, untuk ibu hamil dan menyusui perlu mendapatkan tambahan vitamin C sebanyak 10 mg dan 45 mg.

Dosis

Asam askorbat (vitamin c) biasanya diberikan secara oral. Bila pemberian oral tidak memungkinkan atau jika dikhawatirkan terjadi malabsorpsi, obat dapat diberikan secara intra muskuler (IM), intravena (IV), atau subkutan.

Pemberian secara parenteral bersifat lebih baik setelah pemberian IM. Dosis perlindungan rata-rata vitamin C untuk orang dewasa adalah 70 hingga 150 mg setiap hari. Pengobatan penyakit kudis memerlukan dosis 300 mg sampai 1 g setiap hari yang dianjurkan.

Dalam penyembuhan luka, dosis 300 sampai 500 mg setiap hari selama seminggu atau sepuluh hari baik sebelum operasi dan pasca operasi dianggap memadai, meskipun jumlah asupan yang jauh lebih besar telah direkomendasikan.

Dalam pengobatan luka bakar, dosis ditentukan oleh luasnya cedera jaringan. Luka bakar yang parah memerlukan dosis harian 1 sampai 2 g yang dianjurkan. Produk obat parenteral harus diperiksa secara visual untuk memeriksa partikel dan perubahan warna sebelum pemberian.

Saran Penyimpanan

Sahabat sehat sebaiknya menyimpan produk vitamin C 1000 pada suhu ruangan terkontrol 15°- 30°C (59°- 86°F) dengan melindungi dari panas dan cahaya. Konsumsilah vitamin ini melalui mulut dengan atau tanpa makanan, biasanya 1 sampai 2 kali sehari. Ikuti semua petunjuk pada paket produk atau sesuai rekomendasi dokter Anda.

Jika sahabat sehat mengkonsumsi tablet extended-release, telanlah secara utuh. Jangan menghancurkan atau mengunyah tablet extended-release, karena dapat melepaskan semua obat sekaligus dan meningkatkan risiko efek samping.

Juga, jangan membagi tablet extended-release kecuali dokter atau apoteker Anda memberikan arahan. Telan tablet utuh atau terbelah tanpa dihancurkan atau dikunyah. Sebaliknya, jika sahabat sehat mengkonsumsi tablet kunyah, kunyahlah dengan seksama sebelum menelannya.

Jika Anda akan meminum pelega tenggorokan, masukkan pelega tenggorokan ke dalam mulut Anda dan biarkan perlahan larut. Jika sahabat sehat menggunakan serbuk, campurkan secara menyeluruh dalam jumlah yang tepat dengan makanan atau minuman cair atau lunak dan aduk rata.

Konsumsilah semua campuran segera. Jangan menyiapkan persediaan untuk penggunaan di masa mendatang. Jika sahabat sehat menggunakan vitamin ini dalam bentuk cair, ukur dosisnya dengan hati-hati menggunakan alat pengukur/sendok khusus. Jangan gunakan sendok rumah tangga karena berisiko mendapatkan dosis yang tidak tepat.

Usus memiliki kemampuan yang terbatas untuk menyerap vitamin C. Penelitian telah menunjukkan bahwa penyerapan vitamin C menurun hingga kurang dari 50% ketika mengkonsumsi jumlah yang lebih besar dari 1000 mg.

Pada orang dewasa yang umumnya sehat, megadosis vitamin C tidak beracun karena jika jaringan tubuh menjadi jenuh dengan vitamin C, penyerapannya akan menurun dan jumlah yang berlebihan akan diekskresikan melalui urin.

Efek Samping Kelebihan Dosis

Namun, efek samping dapat terjadi dengan asupan yang lebih besar dari 3000 mg setiap hari

  • Dapat memicu diare
  • Peningkatan pembentukan batu ginjal pada penderita penyakit ginjal atau riwayat batu.
  • Meningkatnya kadar asam urat (faktor risiko asam urat)
  • Peningkatan penyerapan dan kelebihan zat besi pada penderita hemokromatosis (suatu kondisi herediter yang menyebabkan kelebihan zat besi dalam darah).

Oleh karena itu, dosis sebaiknya didasarkan pada kondisi medis dan respons terhadap pengobatan. Gunakan vitamin ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal.

Agar dapat membantu Anda mengingat, minumlah pada waktu yang sama setiap hari. Jika sahabat sehat merasa memiliki masalah medis yang serius, segera cari bantuan medis.

Fungsi Vitamin C

Penemuan vitamin C dikaitkan dengan sejarah pencarian penyebab penyakit kudis (scurvy) hemoragik kuno. Vitamin C diketahui memiliki fungsi sangat penting dalam pengembangan dan pemeliharaan jaringan ikat.

Vitamin ini juga memainkan peran penting dalam pembentukan tulang, penyembuhan luka dan pemeliharaan gusi yang sehat. Memiliki fungsi penting dalam sejumlah metabolisme termasuk aktivasi vitamin B, asam folat, konversi kolesterol menjadi asam empedu, serta konversi asam amino triptofan menjadi neurotransmitter serotonin.

Vitamin C juga digunakan sebagai agen terapeutik dalam banyak penyakit. Vitamin C melindungi sistem kekebalan tubuh, mengurangi keparahan reaksi alergi dan membantu melawan infeksi.

Namun signifikansi dan efek menguntungkan vitamin C dalam kaitannya dengan penyakit seperti kanker, aterosklerosis, diabetes, penyakit neurodegeneratif dan toksisitas logam masih memerlukan riset lebih lanjut.

Penyerapan vitamin c tidak akan berbeda jika memperoleh vitamin dari makanan atau suplemen. Vitamin C kadang-kadang diberikan sebagai suntikan ke pembuluh darah (intravena) sehingga dalam jumlah yang lebih tinggi dapat langsung masuk ke aliran darah.

Hal ini biasanya diatur dan dipantau secara medis, seperti untuk meningkatkan kualitas hidup pada penderita kanker stadium lanjut atau dalam studi klinis terkontrol. Meskipun uji klinis belum menunjukkan vitamin C intravena dosis tinggi berisiko menghasilkan efek samping negatif.

Namun pemberian vitamin ini harus dengan pemantauan ketat dan dihindari pada penderita penyakit ginjal dan kondisi keturunan, seperti hemochromatosis dan defisiensi glukosa 6-fosfat dehidrogenase.

Vitamin C terlibat dalam banyak reaksi metabolisme dalam tubuh dan jika mengkonsumsi sesuai angka kecukupan gizi atau sedikit lebih tinggi dapat melindungi terhadap keadaan penyakit tertentu.

Manfaat Vitamin C 1000

Vitamin C memiliki peran sebangai antioksidan, karena penelitian telah menemukan vitamin ini dapat menetralkan molekul radikal bebas, yang secara berlebihan dapat merusak sel.

Vitamin C juga terlibat dalam sistem kekebalan tubuh dengan merangsang aktivitas sel darah putih. Berikut ini adalah beberapa fungsi dan manfaat vitamin C 1000 bagi tubuh:

  1. Penyakit kronis

Meskipun beberapa penelitian epidemiologi telah menemukan efek perlindungan dari asupan vitamin C yang lebih tinggi (dari makanan atau suplemen) terhadap penyakit kronis dan kanker tertentu, namun jumlah penelitiannya masih terbatas.

Uji coba terkontrol secara acak belum menemukan manfaat suplemen vitamin C pada prevalensi penyakit kronis atau kanker.

Jambu biji crystal

 Jambu Biji Crystal

  1. Penyakit penglihatan terkait usia

Vitamin C juga dapat melindungi tubuh dari penyakit mata seperti katarak dan degenerasi makula. Penelitian pada manusia yang menggunakan suplemen vitamin C belum menunjukkan manfaat yang konsisten, meskipun tampaknya ada hubungan yang kuat antara asupan harian vitamin C yang tinggi dari buah dan sayuran terhadap penurunan risiko katarak.

  1. Flu

Tinjauan beberapa penelitian menunjukkan bahwa megadosis (lebih besar dari 500 mg setiap hari) suplemen vitamin C tidak berpengaruh signifikan pada flu, tetapi dapat memberikan manfaat moderat dalam mengurangi durasi dan keparahan pilek pada beberapa kelompok orang.

Percobaan kecil menunjukkan bahwa jumlah vitamin C dalam multivitamin yang dikonsumsi pada awal pilek dapat meredakan gejala, tetapi untuk rata-rata orang tidak ada bukti bahwa megadosis berpotensi mencegah pilek.

Jeruk Sunkist Valenia

Jeruk Sunkist Valencia

  1. Meningkatkan imunitas tubuh

Vitamin C memiliki sejumlah aktivitas yang dapat berkontribusi pada efek modulasi kekebalan tubuh. Kemungkinan vitamin C untuk mengurangi insiden penyakit yang diakibatkan oleh virus pada orang yang bergizi baik melalui penggunaan suplemen vitamin C masih memerlukan literatur lebih lanjut.

Meskipun demikian, kepercayaan masyarakat bahwa asupan ekstra vitamin C dapat meningkatkan kekebalan tubuh masih populer. Belum ditemukan hasil penelitian tentang pencegahan COVID-19 dengan suplementasi vitamin C dosis tinggi pada subjek yang sehat.

Namun, ada kemungkinan bahwa pemberian Vitamin C selama 6 minggu melalui suplementasi dapat memiliki efek yang berbeda pada ekspresi gen individu yang terlibat dalam respon imun.

Yellow Jus

Jus Buah 

  1. Menurunkan tekanan darah

Dari beberapa hasil penelitian, suplementasi Vitamin C menghasilkan penurunan tekanan darah yang signifikan pada pasien penderita hipertensi.

Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi non-heme, yaitu jenis zat besi yang ditemukan dalam makanan nabati seperti sayuran berdaun hijau. Jika sahabat sehat mengkonusmsi segelas kecil jus buah 100% atau makanan kaya vitamin C lainnya.

Hal ini dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Sahabat sehat perlu tau bahwa vitamin C dapat dihancurkan oleh panas dan cahaya. Suhu memasak yang terlalu tinggi atau waktu memasak yang lama dapat memecah vitamin C.

Namun karena vitamin ini memiliki sifat larut di dalam air, vitamin tersebut juga dapat meresap ke dalam cairan/kuah masakan dan tidak dapat diserap tubuh jika cairan/kuah tersebut tidak dimakan. Metode pemanasan cepat atau menggunakan air sesedikit mungkin saat memasak, seperti menggoreng atau merebus, dapat menjaga kandungan vitamin C.

  • https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/vitamin-c/
  • https://www.webmd.com/drugs/2/drug-58297/c-1000-oral/details
  • https://www.rxlist.com/ascorbic-acid-drug.htm#side_effects
  • PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2019 TENTANG ANGKA KECUKUPAN GIZI YANG DIANJURKAN UNTUK MASYARAKAT INDONESIA
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3783921/
  • https://jissn.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12970-021-00416-6
  • https://journals.lww.com/md-journal/fulltext/2020/02210/effects_of_vitamin_c_supplementation_on_essential.68.aspx
  • https://www.mdpi.com/2072-6643/14/5/979/htm

 

Sumber Gambar :

https://sesa.id/

pexels.com