Home » Blog » Kenali Ciri-ciri Alergi Sabun Cuci Piring, Berikut 4 Cara Mengatasinya

Kenali Ciri-ciri Alergi Sabun Cuci Piring, Berikut 4 Cara Mengatasinya

alergi sabun cuci piring

Alergi sabun cuci piring bisa sering terjadi pada siapa saja. Terutama mereka yang memiliki kulit sensitif. Sabun cuci piring yang memiliki kandungan deterjen, biasanya menjadi penyebab terjadinya alergi.

Kondisi alergi karena sabun cuci piring ini tentunya bisa berakibat fatal. Maka, kita perlu mengenali ciri-ciri serta cara mengatasinya.

Ciri-ciri Alergi Sabun Cuci Piring

Alergi sabun cuci piring adalah kondisi kulit yang disebabkan oleh zat kimia di dalam sabun cuci piring. Seseorang bisa terkena alergi dari pertama kali menggunakan sabun tersebut, ataupun Ketika sudah lama memakainya.

Sebenarnya cukup mudah mengenali ciri-ciri alergi sabun cuci piring. Karena biasanya reaksi timbul di sekitar pergelangan tangan saja. Selain itu, reaksi yang muncul juga biasanya hanya selang beberapa jam dari penggunaan sabun cuci piring.

Berikut ciri-ciri alergi sabun cuci piring yang umum terjadi:

  • Ruam kemerahan
  • Gatal
  • Kulit kering, hingga bisa sampai mengelupas
  • Bengkak
  • Benjolan kecil
  • Muncul luka
  • Sensasi terbakar

Walaupun, umumnya reaksi tersebut timbul di area kulit yang terkena langsung sabun cuci piring, namun bisa jadi gejalanya menyebar. Kondisi ini bisa juga terkena di area sekitar leher, ketiak hingga selangkangan, terutama Ketika sedang berkeringat.

Cara Atasi Alergi Sabun Cuci Piring

Dengan gejala yang terlihat di atas, Sahabat Sehat harus bergerak cepat untuk mengatasinya. Karena, jika tidak cepat diobati, reaksi yang muncul bisa semakin parah dan menyebar.

Berikut 4 cara ampuh atasi alergi sabun cuci piring

Kompres dengan Air Dingin

Hal pertama yang bisa dilakukan setelah mengalami alergi sabun cuci piring adalah dengan mengompres dengan air dingin. Jangan sekali-kali memakai air panas untuk mengompres reaksi alergi, karena dapat memperparah iritasi.

Sahabat Sehat bisa menggunakan es batu yang dibalut dengan handuk atau waslap kering. Kemudian, taruh di atas bagian tubuh yang terkena alergi.

Gunakan Krim Pelembab

Jika reaksi yang muncul adalah kulit mengering, ada baiknya segera oleskan krim pelembab. Krim atau lotion pelembab juga bisa menenangkan kulit yang terkena alergi sabun cuci piring.

Namun, jika gejala yang muncul adalah rasa terbakar atau bahkan luka, ada baiknya gunakan krim yang mengandung steroid, untuk khasiat yang lebih ampuh.

Jangan Menggaruknya

Salah satu kondisi akibat alergi sabun cuci piring adalah gatal-gatal. Namun, Sahabat Sehat sangat disarankan untuk tidak menggaruknya. Dengan menggaruk bagian tubuh yang terkena alergi hanya akan membuat reaksi semakin buruk.

Jika memang tak nyaman dengan gatal-gatal tersebut, Sahabat Sehat bisa menggunakan lotion anti gatal.

Gunakan Sarung Tangan

Cara ampuh selanjutnya adalah menggunakan sarung tangan. Biasanya reaksi akibat alergi sabun cuci piring akan berlangsung selama beberapa saat. Maka, ketika gejalanya masih muncul, Sahabat Sehat disarankan untuk tidak terkena paparan zat kimia lainnya dulu.

Sehingga menggunakan sarung tangan menjadi pilihan tepat jika memang akan beraktivitas yang memungkinkan terpapar zat kimia.

 

Alergi sabun cuci piring memang sangat umum terjadi dan biasanya mudah untuk diobati. Namun, bukan berarti, kondisi ini tak bisa dicegah. Selain menggunakan sarung tangan saat mencuci piring, Sahabat Sehat juga bisa mencegahnya dengan mencuci piring dalam waktu yang singkat.

Tak hanya itu, pemilihan sabun pencuci piring juga menjadi sangat penting. Pilihlah sabun yang sedikit mengandung deterjen, namun memiliki kandungan zat pelembab dan anti alergi. Salah satu brand sabun yang memenuhi kriteria tersebut adalah Sodasan. Produknya tersedia lengkap di SESA.

 

Referensi: Hellosehat

Photo by Greta Hoffman from Pexels