Home » Blog » 27 Akibat Kekurangan Vitamin D Pada Orang Dewasa, Anak-Anak Hingga Bayi

27 Akibat Kekurangan Vitamin D Pada Orang Dewasa, Anak-Anak Hingga Bayi

akibat kekurangan vitamin D

Akibat kekurangan vitamin D terkadang tidak memiliki gejala sama sekali, gejalanya mungkin akan terjadi setelah selama beberapa bulan hingga tahun. Vitamin D memiliki fungsi yang mendukung kesehatan kekebalan tubuh, mampu menangkal vitus dan bakteri penyebab penyakit.

Berikut ini ada beberapa akibat yang dapat dialami jika sahabat sehat mengalami kekurangan vitamin D. Akibat kekurangan vitamin D berikut ini akan dibagi berdasarkan rentang usia dari Dewasa, anak – anak hingga bayi.

DAPATKAN SUPLEMEN VITAMIN D DI SESA.ID

Akibat Kekurangan Vitamin D

Pada Orang Dewasa Secara Umum

1. Sakit Tulang dan Punggung
2. Depresi
3. Penyembuhan Luka Terganggu
4. Pengeroposan tulang
5. Rambut Rontok

Manfaat Vitamin d3

Vitamin D3 1000 IU NOW

6. Nyeri Otot
7. Penambahan Berat Badan
8. Kecemasan
9. Penyakit Jantung
10. Tekanan Darah Tinggi
11. Diabetes
12. Mudah terserang Infeksi Penyakit
13. Kanker Usus Besar
14. Kanker Prostat
15. Kanker Payudara
16. Skelorosis Multipel
17. Lebih Mudah Lelah
18. Gangguan Pada Sistem Kekebalan Tubuh

BACA JUGA: 40 Makanan Sehat untuk Jantung dan Lambung

Pada Usia Anak Anak

19. Rakitis
20. Masalah Pertumbuhan Tinggi Badan
21. Tumbuh Gigi Terlambat
22. Mudah Mengalami Perubahan emosi dan suasana hati
23. Rentan Infeksi pernapasan
24. Otot Jantung Melemah

Pada Bayi

25. Otot Menjadi Kaku
26. Tubuh Bisa Kejang
27. Kesulitan Bernapas

Untuk diketahui beberapa orang memiliki resiko kekurangn vitamin D lebih tinggi dari orang lainnya. Yang menyebabkan hal ini bida beragam mulai dari faktor warna kulit hingga tempat tinggal.

Berikut Siapa Saja yang Beresiko Kekurangan Vitamin D

  • Sahabat sehat yang pernah atau telah menjalani opersi bypass lambung.
  • Penderita osteoporosis
  • Penderita obesitas, dikarenakan lemak tubuh mereka mengikat beberapa vitamin D dan mencegahnya masuk kedalam tubuh.
  • Sesorang dengan penyakit ginjal atau hati kronis.
  • Memiliki penyakit hiperparatirodisme (terlalu banyak hormon yang mengontrol kadar kalsium)
  • Dengan limforma, sejenis kanker
  • Sedang mengkonsumsi obat obatan yang mempengaruhi metabolisme vitamin D seperti obat anti kejang, obat anti jamur, obat HIV/AIDS
  • Mereka dengan penyakit sarkoidosis, tuberkulosis, histoplasmosis.
  • Fibrosis kistik, penyakit crohn dan penyakit celiac, penyakit ini tidak memungkinkan usus menyerap cukup vitamin D melalui suplemen.
  • Operasi penurunan berat badan, operasi penurunan berat badan yang mengurangi ukuran lambung dan/atau melewati bagian usus kecil membuat sangat sulit untuk mengonsumsi nutrisi, vitamin, dan mineral tertentu dalam jumlah yang cukup.

Berikut Faktor lain yang dapat menyebabkan kekurangan vitamin D

  • Mobilitas, orang yang tinggal dirumah atau jarang berada diluar.
  • Usia, seiring bertambah usia kemampuan kulit untuk membuat vitamin D berkurang.
  • Warna Kulit, kulit berwaran yang lebih gelap kurang mampu membuat vitamin D dibanding orang dengan waran kulit cerah.
  • ASI manusia, ASI wanita hanya mengandung sedikit vitamin D. Seringkali susu formula juga hanya mengandung sedikit vitamin D. Oleh karena itu bayi berisiko tidak mendapat cukup vitamin D. Hal ini terutama berlaku untuk bayi yang hanya diberi ASI.
  • Faktor geografis,  orang yang tinggal di bagian tertentu, misalnya — mungkin memiliki lebih sedikit akses ke sinar UVB matahari, terutama di musim dingin. Orang yang tinggal di iklim panas juga mungkin berisiko, karena mereka sering mencoba menghindari panas dan sinar matahari yang kuat dengan tetap berada di dalam ruangan.
  • Polusi, partikel di udara dapat menghalangi sinar UVB dan mencegahnya mencapai kulit. Orang-orang yang tinggal di daerah yang sangat tercemar mungkin juga cenderung menghindari menghabiskan waktu di luar.
  • Kehamilan, kebutuhan vitamin D dapat meningkat selama kehamilan, tetapi para ahli tetap tidak yakin apakah suplemen adalah ide yang baik.

Jumlah Kebutuhan Vitamin D dalam Sehari

Sahabat sehat tahukah Anda sebenarnya berapa sih kebutuhan akan vitamin D yang mesti dipenuhi? Berdasarkan yang direkomendasikan jumlah yang dibutuhkan berdasarkan rentang usia. Berikut rekomendasi kebutuhan vitamin D dalam satuan internasional (IU), adalah:

Orang berdasarkan usiaTunjangan diet yang direkomendasikan (IU/hari)Asupan tingkat atas (IU/hari)
Bayi 0-6 bulan*4001.000
Bayi 6-12 bulan*4001.500
Anak-anak berusia 1-3 tahun6002.500
Anak-anak berusia 4-8 tahun6003.000
Orang berusia 9-70 tahun6004,000
Orang di atas 70 tahun8004,000
Wanita 14-50 tahun, hamil/menyusui6004,000

*mengacu pada asupan yang memadai vs tunjangan diet yang direkomendasikan dari kelompok usia lainnya.

Opsi Pemenuhan Kebutuhan Vitamin D

1. Suplemen

Opsi yang dapat dipilih dalam memenuhi kebutuhan akan vitamin D ialah dengan konsumsi suplemen.

Beberapa orang mungkin perlu mengonsumsi suplemen, tetapi yang terbaik adalah berbicara dengan dokter sebelum melakukannya, karena beberapa dapat memiliki efek samping. Dokter juga akan memberikan saran tentang dosis yang sesuai.

2. Makanan Sumber Vitamin D

Sumber makanan vitamin D yang baik meliputi:

  • ikan berminyak, seperti makarel atau salmon
  • hati sapi
  • keju
  • jamur
  • kuning telur
  • makanan yang diperkaya, termasuk beberapa sereal sarapan, jus jeruk, susu, minuman kedelai, dan margarin

Jika sahabat sehat merasa kekurangan vitamin D dan ingin segera memenuhinya, sahabat sehat dapa menemukan sumber vitamin D di SESA.ID.

 

vitamin d3 banner artikel

https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-d-deficiency-symptoms#causes

https://medlineplus.gov/vitaminddeficiency.html#:~:text=Vitamin%20D%20deficiency%20can%20lead,to%20become%20soft%20and%20bend.

https://my.clevelandclinic.org/health/articles/15050-vitamin-d–vitamin-d-deficiency

https://www.halodoc.com/artikel/waspada-ketahui-dampak-tubuh-kekurangan-vitamin-d

Sumber Gambar:

Pexels.com

sesa.id