Home » Blog » Kenali 4 Jenis Potongan Daging Sapi Sebelum Diolah Menjadi Masakan

Kenali 4 Jenis Potongan Daging Sapi Sebelum Diolah Menjadi Masakan

jenis potongan daging sapi

Sahabat sehat, tahukah Anda jenis potongan daging sapi yang dimasak dengan tepat akan menambah cita rasa? Mungkin bagi sebagian orang merasa malas saat harus mengolah daging sapi. Sahabat sehati juga harus tahu cara membersihkan daging sapi dan memasaknya dengan benar agar mendapatkan tekstur daging yang empuk. 

Manusia membutuhkan sumber protein hewani yang salah satunya dapat ditemukan pada daging sapi. Apalagi anak-anak membutuhkan zat gizi yang terkandung dalam daging sapi seperti zinc, selenium, asam amino esensial selama masa pertumbuhan. Banyak manfaat yang akan didapat oleh sahabat sehat dengan mengkonsumsi daging sapi.

Namun sahabat sehat perlu memperhatikan cara pengolahan yang tepat untuk mendapatkan manfaat yang maksimal. Sebaiknya olah daging sapi dengan cara memanggang menggunakan oven, menggunakan metode braising. Seperti misalnya mengolah tenderloin adalah jenis potongan daging sapi bagian punggung yang sering diolah menjadi steak.

Jika sahabat sehat ingin membakar daging sapi hindari membakar dengan menggunakan arang. Karena sisa arang yang menempel pada daging bersifat karsinogenik sehingga dapat berbahaya bagi tubuh. Sahabat sehat bisa menggunakan bakaran daging yang menggunakan gas sebagai pemanasnya.

Setelah mengetahui secara singkat akan olahan daging sapi, sahabat sehat juga perlu mengetahui bagian daging yang baik untuk dimasak. Seringkali sahabat sehat menemukan nama asing daging sapi yang dijual di supermarket. Dan tidak sedikit juga yang masih bingung dengan istilah asing tersebut. 

1. Topside

Jenis potongan daging sapi bertekstur padat dengan sedikit kandungan lemak ini cocok diolah untuk empal, dendeng, rendang. Untuk warna merahnya sendiri cenderung lebih muda. Proses pengolahan yang lama tidak akan membuat teksturnya yang padat dan memiliki serat-serat panjang ini rusak.

2. Flank

Merupakan bagian daging sapi dengan tekstur kenyal. Bagian flank ini mempunyai banyak kandungan lemak. Tak heran jika flank sering digunakan dalam olahan masakan seperti rawon, sup, semur.

3. Rump

Mempunyai tekstur yang lunak. Karena rump terletak dibagian punggung maka lemaknya pun tebal. Sahabat sehat bisa mengolah rump dengan menumisnya atau membuat sate. 

4. Chuck

Daging chuck atau sampil mempunyai ketebalan 2 hingga 3 cm. Sahabat sehat bisa menemukan chuck pada bagian bahu, paha atas dan juga bagian punuk. Cenderung diolah menjadi makanan sehari-hari seperti abon, bakso hingga semur. 

Mengetahui Ragam Potongan Daging Sapi

Sebelum mengolah beberapa daging sapi seperti diatas atau yang lainnya, jangan lupa untuk memotongnya berdasarkan jenis jenis potongan daging sapi

  • Chop

Sahabat sehat bisa menerapkan cara potongan ini untuk daging serta tulang bagian iga yang memiliki tulang rawan. Sahabat sehat juga membutuhkan pisau yang tajam agar mendapatkan cincang kasar yang sempurna. Biasanya saus pasta menggunakan daging dengan potongan chop.

  • Cutlet

Sekilas potongan ini mirip dengan fillet. Bedanya terletak pada ketebalan pemotongan yaitu 1 sampai 2 cm. Sahabat sehat bisa menemukan jenis potongan cutlet pada daging iga atau kaki sapi.

  • Mince

Jenis potongan mince sering dikenal dengan cincang halus. Hasil potongan mince bisa juga dikatakan sebagai hasil dari penggilingan daging yang menggunakan mesin. Sahabat sehat bisa mengolah mince ke olahan masakan seperti semur atau bola-bola daging.

  • Slice

Sahabat sehat yang sering berkunjung ke restoran Jepang pasti tak asing dengan irisan daging yang tipis dan panjang. Irisan super tipis ini seringkali terdapat pada masakan sukiyaki maupun yakiniku. Jenis potongan daging sapi yang biasa digunakan seperti diantaranya flank, knuckle, rump, topside.  

 

sumber: Jabar Prov

Gambar oleh Reinhard Thrainer dari Pixabay