Home » Blog » 5 Manfaat Brokoli untuk Bayi yang Mungkin Tidak Diketahui Orang Tua

5 Manfaat Brokoli untuk Bayi yang Mungkin Tidak Diketahui Orang Tua

Pengenalan makanan padat untuk bayi merupakan sebuah momen penting bagi setiap orang tua. Bahan makanan yang diberikan selayaknya memiliki kandungan nutrisi yang tinggi agar bermanfaat bagi pertumbuhan bayi. Brokoli menjadi salah satu pilihan karena manfaat brokoli untuk bayi sangat beragam.

Ragam nutrisi yang terkandung di dalam brokoli sudah diteliti selama beberapa dekade oleh para ahli. Berikut merupakan beberapa manfaat brokoli pada bayi yang sudah dikenalkan sayuran ini sejak usia dini:

Brokoli merupakan jenis sayuran yang memiliki kekayaan vitamin C di dalamnya. Vitamin C merupakan tipe vitamin yang terus-menerus melakukan revitalisasi sel. Salah satu sel yang juga mengalami revitalisasi ini adalah sel-sel imun tubuh.

Ketika sel imun mengalami revitalisasi secara rutin, imunitas tubuh akan menguat. Akibatnya, bayi menjadi tidak mudah terkena penyakit. Mengonsumsi brokoli sejak dini membantu bayi untuk membangun sistem kekebalan tubuhnya saat beranjak besar.

  • Mengurangi Konstipasi

Salah satu permasalahan bayi adalah konstipasi. Pada umumnya, hal ini terjadi ketika bayi tidak cukup mendapat cairan dan serat. Bayi yang mengalami konstipasi biasanya akan cenderung rewel karena perutnya terasa penuh dan tidak nyaman.

Brokoli adalah jenis sayuran dengan kadar serat yang cukup tinggi. Serat ini dapat membantu menstimulasi proses pencernaan. Proses buang air besar merupakan cara untuk mengeluarkan zat-zat yang tidak dibutuhkan tubuh bayi sehingga manfaat brokoli untuk bayi sekaligus untuk detoksifikasi.

  • Mengurangi Risiko Anemia

Meskipun tidak umum terjadi, namun bayi juga memiliki resiko terkena anemia. Anemia merupakan kondisi di mana tubuh tidak memproduksi sel darah dalam jumlah yang cukup. Akibatnya, metabolisme tubuh kurang lancar dan pasokan oksigen menjadi berkurang.

Sayuran ini mengandung kadar zat besi yang sangat tinggi. Zat mineral tersebut berperan penting di dalam pembentukan sel darah merah. Bayi sangat membutuhkan jenis makanan seperti ini karena mendukung proses metabolisme yang baik. Tubuh bayi akan semakin kuat dan aktif.

  • Menghindarkan Bayi dari Risiko Maag

Manfaat brokoli untuk bayi yang lainnya adalah mengatasi gangguan maag. Maag merupakan kondisi ketika asam lambung mengalami peningkatan produksi berlebih, sehingga menimbulkan rasa nyeri dan sensasi kembung. Kondisi ini memang tidak umum terjadi pada bayi, namun bukannya tak mungkin.

Dijelaskan, bahwa terdapat kandungan senyawa khusus pada brokoli yang mampu mengobati maag. Senyawa ini disebut dapat membunuh bakteri yang biasa ada di perut yang membuat maag menjadi lebih parah. Bahkan, brokoli dinilai lebih efektif dibandingkan dengan obat-obatan di pasaran.

  • Meningkatkan Kualitas Penglihatan

Perkembangan penglihatan anak merupakan sesuatu yang terjadi secara pesat pada tahun-tahun pertamanya. Tugas utama orang tua adalah memastikan bahwa hal ini terjadi secara optimal. Asupan nutrisi yang baik berperan sangat penting terhadap progres perkembangan penglihatan anak sedari bayi.

Salah satu manfaat brokoli adalah meningkatkan kualitas penglihatan. Sayuran tersebut merupakan sumber vitamin A yang cukup tinggi. Vitamin A yang terkandung di dalamnya juga didukung oleh zat mineral serta vitamin B kompleks yang mendukung keberlangsungan kesehatan mata.

Ketika sudah memutuskan untuk mengenalkan brokoli kepada bayi, orang tua harus memilih jenis brokoli yang terbaik. Sayur brokoli yang dibeli harus berwarna hijau segar atau gelap. Brokoli yang sudah memiliki warna kuning atau bahkan keabu-abuan harus dibuang. 

 

Jenis organik juga  jauh lebih disarankan untuk bayi. Selain itu, penting untuk mencari supplier brokoli dengan benar agar manfaat brokoli untuk bayi yang diharapkan bisa diperoleh. Dapatkan brokoli organik hanya di SESA.ID

 

Referensi: India Times, Healthline