Home » Blog » 5 Cara Mencuci Tangan yang Salah dan Akibatnya

5 Cara Mencuci Tangan yang Salah dan Akibatnya

mencuci tangan

Pada masa pandemi ini tak sedikit orang yang mengubah gaya hidup mereka menjadi lebih sehat. Seperti menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan. Hal ini tentunya menjadi rutinitas wajib tiap harinya agar mencegah adanya virus maupun bakteri yang menyebar.

Salah satu hal yang harus dilakukan dan dimulai saat berada di rumah yaitu dengan cuci tangan. Karena sahabat sehat mungkin tidak menyadari jika keluar rumah resiko bersentuhan maupun berinteraksi dengan orang lain akan lebih rentan.

Cara mencuci tangan yang benar yaitu dengan menggunakan sabun dan air mengalir agar dapat mencegah dari berbagai penyakit. Terkadang banyak orang yang tidak memperdulikan kegiatan mencuci tangan, hal ini tentunya dapat mengakibatkan berkembangnya kuman pada tubuh. 

Bahkan cuci tangan yang sederhana ini juga masih banyak yang melakukan dengan cara salah. Nah sahabat sehat, yuk simak beberapa kesalahan umum yang dilakukan saat mencuci tangan :

Melewatkan Celah Jari 

Biasanya banyak orang yang mencuci tangan dengan tergesa-gesa, sehingga tak sedikit orang yang melewatkan celah-celah jari. Karena apabila sahabat sehat hanya menggososk dengan sabun pada telapak tangan lalu dibilas. Maka sering terdapat kuman yang masih bersembunyi di kuku, celah-celah jari.

Maka dari itu sahabat sehat harus mencuci dengan benar dengan menggosok kuku, celah jari dengan merata. Agar dapat menghilangkan kotoran, mikroba maupun minyak dari kulit.

Tidak Menggunakan Sabun

Cara mencuci tangan dengan baik dan benar tidak cukup dengan menggunakan air saja, hal itu tidak menyebabkan kuman dan virus yang menempel hilang. Sebaiknya sahabat sehat selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Disarankan juga bagi sahabat sehat untuk menggunakan sabun cair, karena sabun batang akan lebih mudah untuk terkontaminasi dari kuman.

Tidak Mengeringkan Tangan

Proses mengeringkan tangan setelah sahabat sehat mencuci tangan ini juga sangat berpengaruh. Hal ini apabila sahabat sehat tidak benar-benar mengeringkan tangan, kuman akan lebih mudah berkembang biak dalam kelembaban. 

Meninggalkan kamar kecil dan tangan masih lembab juga dapat mempermudah mikroba kuman untuk menempel di tangan. Sebaiknya  keringkan dengan menggunakan tisu daripada mesin pengering.

Karena menurut beberapa riset menunjukkan bahwa mengeringkan dengan tisu kering akan lebih bersih daripada mesin pengering. Namun hal ini juga masih perlu diteliti lebih lanjut lagi.

Menyentuh Permukaan Lain Setelah Mencuci

Sebagian besar orang usai mencuci tangan pasti langsung mematikan keran dengan menggunakan tangan yang sudah bersih. Hal ini tentunya akan membuat tangan sahabat sehat kembali terkontaminasi oleh kuman. Sebaiknya sahabat sehat menggunakan alat pelindung seperti tisu untuk menyentuhnya.

Waktu Membersihkan tangan yang Sebentar

Berdasarkan penelitian dari Centers for Disease Control and Prevention AS di Michigan State University berpendapat bahwa sekitar 95 persen orang tidak mencuci tangan cukup lama. Karena untuk membunuh kuman secara efektif ini dibutuhkan waktu minimal 20 detik menggosoknya dengan sabun dan air mengalir.

Bahkan berdasarkan penelitian tersebut juga menemukan rata-rata membersihkan tangan hanya sekitar enam detik. Bisa dibayangkan sahabat sehat dampaknya, bukan hanya untuk diri sendiri namun juga orang lain. 

Contohnya jika sahabat sehat sedang membeli makanan yang disajikan oleh orang yang tidak membersihkan tangan dengan benar, akibatnya sahabat sehat juga beresiko memakan kuman. Paling parahnya terkena penyakit tifus, sembelit maupun diare.

Sumber: Alodokter

Credit Gambar: Dr. Bronner Indonesia