Home » Blog » Berikut Penjelasan Bolehkah Ibu Hamil Makan Cumi?

Berikut Penjelasan Bolehkah Ibu Hamil Makan Cumi?

bolehkah ibu hamil makan cumi

Makanan laut atau seafood merupakan salah satu hidangan favorit karena memiliki nutrisi tinggi di dalamnya. Bolehkah ibu hamil makan cumi? dan apa saja manfaat cumi untuk ibu hamil?, berikut ulasan lengkapnya.

Di antara bermacam-macam makanan laut, cumi adalah santapan yang banyak digemari orang. Cumi memiliki cita rasa yang gurih, lezat, dan bisa diolah menjadi beraneka ragam masakan.

Meski demikian, tidak semua jenis makanan laut baik dikonsumsi selama masa kehamilan. Beredar perdebatan di sekitar masyarakat bahwa ibu hamil tidak diperbolehkan makan cumi. Isunya makanan laut ini bisa menyebabkan kondisi lemas pada bayi saat dilahirkan, selain itu juga dapat mempersulit proses persalinan. Apakah hal-hal tersebut benar?

Menurut para ahli, cumi boleh dikonsumsi bagi ibu hamil asalkan sudah dibersihkan dan dimasak hingga benar-benar matang serta sesuai takaran. Cumi merupakan salah satu sumber protein tapi memiliki kadar kolesterol cukup tinggi.

Maka dari itu, para ibu hamil terlebih dahulu disarankan untuk mengecek riwayat kolesterol sebelum mereka mengonsumsi cumi-cumi. Jika kadar kolesterol normal, maka tidak apa-apa untuk mengonsumsinya, asalkan porsi tidak boleh berlebihan.

DAPATKAN SEAFOOD SEGAR DI SESA.ID

Manfaat Cumi Bagi Ibu Hamil

Di dalam cumi mengandung beragam gizi tinggi yang baik untuk dikonsumsi selama kehamilan. Nutrisi dan vitamin ini sangat vital dan memiliki manfaat untuk perkembangan janin selama di kandungan

1.Tinggi Akan Protein

Cumi adalah salah satu makanan laut yang mengandung tinggi protein. Selama masa kehamilan, protein merupakan nutrisi penting bagi ibu hamil. Protein turut mendukung perkembangan dan pertumbuhan janin menjadi sehat, diantaranya sel-sel janin jadi optimal dan turut menambah berat janin.

Satu porsi cumi-cumi mengandung sekitar 15 gram protein, dimana dapat memenuhi kebutuhan sejumlah protein pada ibu hamil.

BACA JUGA: Bolehkah Ibu Hamil Makan Udang?

  1. Berat Badan Terjaga

Kenaikan berat badan lazim terjadi pada masa kehamilan bagi sang calon ibu. Karena rendah kalori, mengonsumsi cumi-cumi dipercaya dapat menjaga berat badan tetap stabil. Dalam takaran 100 gram, cumi hanya memiliki kalori sebanyak 1,4 gram, dimana hal tersebut tergolong rendah untuk jenis makanan seafood.

Cumi Cumi Java Sea

Cumi Cumi Java Sea

  1. Mengatasi Anemia

Pada masa kehamilan, anemia atau kekurangan darah adalah hal yang sering ditemukan ketika hamil. Bagi seorang ibu hamil, penting bagi mereka untuk tetap memperhatikan nutrisi makanan yang dikonsumsi.

Cumi kaya akan tembaga dimana zat ini diperlukan untuk memproduksi sel darah merah. Artinya, nilai nutrisi pada cumi cukup berperan dalam kesehatan sel saraf dan sistem imunitas tubuh manusia.

  1. Menghilangkan Migrain Ketika Hamil

Sama seperti halnya anemia, migrain adalah salah satu gejala yang sering terjadi saat hamil. Kandungan vitamin B2 yang ada di cumi dipercaya mampu mengatasi migrain hebat. Tidak hanya itu, vitamin B2 juga dapat menambah energi ketika masa kehamilan.

  1. Baik untuk Kognitif Bayi

Cumi tinggi akan vitamin A yang mana sangat baik untuk perkembangan kognitif bayi di dalam kandungan. Kognitif adalah semua aktivitas mental yang menghubungkan, menilai, dan mempertimbangkan suatu peristiwa.

Dalam hal ini, peran vitamin A adalah untuk menstimulasi pertumbuhan kognitif, yakni dengan meningkatkan fungsi otak bayi. Selain itu, vitamin A dalam cumi juga dapat meningkatkan penglihatan janin.

BACA JUGA: Ternyata Manfaat Kacang Kedelai untuk Ibu Hamil Itu Banyak

  1. Menurunkan Kolesterol

Cumi memiliki kalori rendah di antara jenis-jenis makanan laut jika dimasak dengan benar. Karena tergolong berkalori rendah, cumi bisa berfungsi untuk menjaga kolesterol tetap terjaga. Setiap 100 gram cumi hanya memiliki kalori sekitar 75-85 kkal.

Akan tetapi kalori di dalam cumi akan drastis naik jika dimasak dengan cara digoreng. Bagi para bumil, sebaiknya cumi dimasak dengan cara direbus. Apabila kolesterol stabil maka hal tersebut dapat berdampak baik bagi tubuh, yakni bisa menurunkan risiko terkena stroke maupun penyakit jantung.

Baby Cumi Java Sea

Baby Cumi Java Sea

  1. Mencegah Bayi Cacat

Setiap orang tua tentu menginginkan anak-anaknya lahir secara sempurna dan sehat. Mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi adalah salah satu cara alami agar janin mendapatkan gizi untuk tumbuh kembang.

Mengonsumsi cumi-cumi juga baik ketika sedang mengandung, karena cumi kaya akan vitamin B12 dan asam folat di mana dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan saraf janin. Dua nutrisi ini berperan penting untuk mencegah terjadinya cacat lahir pada bayi.

 

Referensi:

https://www.alodokter.com/makan-cumi-saat-hamil-amankah#:~:text=Cumi%20tergolong%20aman%20dikonsumsi%20oleh,saraf%20janin%20di%20dalam%20kandungan.

https://www.ruangmom.com/bolehkan-makan-cumi-cumi-bagi-ibu-hamil.html

https://www.popmama.com/pregnancy/third-trimester/annas/ibu-hamil-makan-cumi-cumi-boleh-atau-tidak/4

https://id.theasianparent.com/cumi-untuk-ibu-hamil