Home » Blog » 10 Tanda dan Ciri-ciri Ibu Hamil Kekurangan Asam Folat

10 Tanda dan Ciri-ciri Ibu Hamil Kekurangan Asam Folat

ciri ciri ibu hamil kekurangan asam folat

Apa saja tanda dan Ciri-ciri Ibu Hamil Kekurangan Asam Folat? Untuk informasi Folat (vitamin B12) adalah vitamin esensial larut air yang memiliki peran dalam pembuatan dan perbaikan DNA, serta menghasilkan sel darah merah (Red Blood Cell).

Selain itu, folat juga berperan dalam pembentukan beberapa koenzim di banyak sistem metabolisme. Terutama untuk sintesis purin dan pirimidin, sintesis nukleoprotein, dan pemeliharaan eritropoiesis.

Folat secara alami terdapat dalam makanan, terutama dalam buah-buahan, sayuran berdaun hijau, dan hati. Asam folat adalah bentuk sintesis dari folat yang ada dalam makanan, berupa suplemen yang diperkaya dan memiliki bioavailabilitas yang lebih tinggi daripada folat yang terkandung secara alami di dalam makanan.

Jika sahabat sehat tidak memiliki asupan folat yang cukup dari diet sehari-hari akan menyebabkan tubuh kekurangan asam folat. Kekurangan asam folat juga dapat terjadi jika tubuh memiliki kondisi atau mutasi genetik yang mencegah tubuh dalam menyerap atau mengubah folat menjadi bentuk yang dapat digunakan.

DAPATKAN SUPLEMEN KESEHATAN DI SESA.ID

Suplemen asam folat direkomendasikan untuk ibu hamil dalam mencukupi asupan folat tambahan dari kecukupan utama harian yaitu sebanyak 200 mcg.

Kekurangan Asam Folat

Kekurangan folat dapat menyebabkan anemia. Anemia adalah suatu kondisi di mana tubuh memiliki terlalu sedikit sel darah merah atau hemoglobin dalam setiap sel darah merah yang sangat rendah. Anemia dapat menyebabkan jaringan tubuh kekurangan oksigen yang dibutuhkan karena sel darah merah membawa oksigen.

BACA JUGA: 12+ Khasiat Buah Bit untuk Ibu Hamil dan Tips Mengolahnya

Hal ini dapat mempengaruhi fungsi sel dan jaringan tubuh. Folat diperlukan untuk produksi sel darah merah yang normal. Komplikasi defisiensi folat termasuk:

  • Anemia megaloblastik, yang berarti sel darah merah lebih besar dari normal dan tidak berkembang sepenuhnya
  • Rendahnya kadar sel darah putih dan trombosit
  • Gangguan/masalah kelahiran yang serius di sumsum tulang belakang dan otak janin yang sedang berkembang, yang disebut cacat tabung saraf neuropati perifer.

Folat juga memiliki peran penting bagi rahim pada usia subur. Kekurangan folat selama kehamilan dapat menyebabkan masalah dan gangguan kelahiran. Ibu hamil yang kekurangan asam folat dapat mengalami anemia defisiensi vitamin B12 atau folat.

NOW Folic Acid

NOW Folic Acid

Anemia defisiensi vitamin B12 atau folat dapat menimbulkan berbagai gejala. Gejala ini biasanya berkembang secara bertahap, tetapi dapat memburuk jika kondisinya tidak diobati.

Tanda dan ciri-ciri ibu hamil kekurangan vitamin B12 atau asam folat meliputi:

  1. Warna kulit kuning pucat

Warna kulit yang kuning pucat dapat terjadi karena tubuh mengalami kekurangan sel darah merah.

  1. Lidah sakit dan merah (glossitis)

Kondisi ini dapat diketahui melalui pemeriksaan fisik oleh dokter. Lidah yang sakit dan merah dapat mempengaruhi penurunan asupan gizi ibu hamil karena menyebabkan gangguan makan.

  1. Sariawan

Sariawan juga dapat menurunkan asupan gizi ibu hamil karena sulit mengunyah makanan. Sariawan juga dapat terjadi akibat rendahnya konsumsi sayuran berdaun hijau dan buah-buahan sebagai pangan sumber folat.

  1. Paraestesia

Paraestesia adalah kesemutan atau terasa tertusuk yang biasanya bersifat sementara, sering terjadi di lengan, tangan, atau kaki. Kondisi ini diakibatkan oleh gangguan pada peredaran darah akibat masalah anemia yang terjadi.

  1. Perubahan pada cara berjalan dan bergerak

Kondisi ini dapat disebabkan oleh kelemahan otot yang terjadi saat asupan folat rendah. Masalah gerak ini tentunya akan berpengaruh terhadap mobilitas ibu hamil.

  1. Penglihatan terganggu

Rendahnya konsumsi sayuran berdaun hijau dan buah-buahan sebagai pangan sumber folat dapat meyebabkan masalah ini dapat terjadi pada ibu hamil.

  1. Mudah marah

Asam folat mempengaruhi kinerja saraf dan otak, sehingga kekurangan asam folat pada ibu hamil dapat menyebabkan lebih mudah marah, terlebih karena kondisi perubahan hormon yang dialami.

BACA JUGA: 20 Manfaat Kacang Hijau untuk Ibu Hamil Agar Bayi Sehat

  1. Depresi dan kelelahan

Depresi dan kelelahan pada ibu hamil dapat diakibatkan karena penurunan kinerja saraf dan masalah anemia yang dialami. Masalah ini dapat mengancam ibu hamil karena dapat menurunkan kesehatan fisik serta dapat menyebabkan kematian akibat bunuh diri jika terlambat ditangani.

  1. Perubahan dalam cara berpikir, perasaan, dan perilaku

Kondisi ini juga diakibatkan karena adanya gangguan dalam kinerja saraf dan otak akibat kekurangan asupan asam folat. Perubahan dalam cara berpikir, perasaan, dan perilaku pada ibu hamil akan menyebabkan aktivitas sehari-hari menjadi terganggu, begitu pula dengan kehidupan sosial ibu hamil dengan lingkungan sekitar.

  1. Penurunan kemampuan mental, seperti memori, pemahaman dan penilaian (demensia)

Pemeriksaan neurologis diperlukan untuk penanganan masalah ini.

Beberapa gejala ini juga dapat terjadi pada ibu hamil yang kekurangan vitamin B12 tetapi tidak mengalami anemia. Ibu hamil dapat menemui dokter umum atau dokter kandungan jika mengalami gejala anemia defisiensi vitamin B12 atau folat. Kondisi ini dapat didiagnosis berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan darah.

Penderita anemia defisiensi vitamin B12 atau folat perlu didiagnosis dan diobati sesegera mungkin, terlebih jika sedang dalam kondisi hamil. Meskipun banyak gejala yang dapat membaik dengan pengobatan, namun beberapa masalah yang disebabkan oleh kondisi ini tidak dapat diubah jika tidak ditangani.

Jika semakin lama kondisinya tidak diobati, maka akan semakin tinggi kemungkinan kerusakan permanen. Dokter akan sering menguji kadar folat ibu hamil selama pemeriksaan prenatal.

Masalah Kesehatan Kekurangan Asam Folat

Seperti yang kita ketahui, asam folat merupakan salah satu zat gizi yang sangat penting pada masa kehamilan. Asupan Asam folat dapat membantu mencegah kelainan kelahiran tertentu yang disebut cacat tabung saraf pada bayi.

Cacat tabung saraf merupakan masalah kesehatan serius karena mempengaruhi sumsum tulang belakang atau otak. Masalah kesehatan yang dapat terjadi karena ketidakcukupan asupan asam folat terdiri dari:

  1. Spina bifida

Kondisi yang terjadi ketika sumsum tulang belakang atau otak bayi tidak berkembang sepenuhnya di dalam rahim. Bayi yang lahir dengan spina bifida dapat memerlukan pembedahan, dan seringkali mengalami kelumpuhan dan cacat fisik lainnya.

  1. Anensefali

Kondisi otak dan tengkorak bayi yang tidak sepenuhnya terbentuk di dalam rahim. Dalam kebanyakan kasus, bayi dengan anensefali meninggal segera setelah lahir.

Beberapa penelitian terbaru mengungkapkan beberapa temuan terkait kekurangan asam folat, diantaranya yaitu:

1. Terdapat hubungan antara peningkatan homosistein (penanda peningkatan risiko arteriosklerosis) dengan defisiensi folat

2. Terdapat penurunan risiko stroke dengan asupan asam folat yang cukup

3. Terdapat pengurangan insiden cacat tabung saraf dengan suplementasi asam folat selama kehamilan. Kekurangan asam folat selama kehamilan dapat meningkatkan risiko cacat bawaan terkait diabetes dan autisme. Asupan asam folat ibu selama kehamilan juga dapat menurunkan risiko leukemia pada masa anak-anak.

https://www.nhs.uk/conditions/vitamin-b12-or-folate-deficiency-anaemia/symptoms/

https://www.healthline.com/health/folate-deficiency#prevention

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK535377/

https://www.webmd.com/a-to-z-guides/folic-acid-deficiency-anemia

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 28 TAHUN 2019 TENTANG ANGKA KECUKUPAN GIZI YANG DIANJURKAN UNTUK MASYARAKAT INDONESIA

Sumber Gambar :

sesa.id

pexels.com